Gamma Kristian, Founder Robotku School Dukung Ruang Muda: Pemuda Inovatif, Probolinggo Menyala

Super Admin 26 August 2025

Kota Probolinggo kembali menjadi sorotan dengan terselenggaranya kegiatan Ruang Muda: Pemuda Berkarya, Probolinggo Menyala pada 25–26 Juni 2025 di Kampung Seni TRA. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) bersama Forum Muda Probolinggo, menghadirkan 100 anak muda untuk mengikuti diskusi, city tour, dan forum kelompok kecil.

Sebagai bagian dari pengurus Forum Muda Probolinggo, Gamma Kristian—founder Robotku School—turut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Ia melihat langsung bagaimana anak muda Probolinggo berani menyuarakan ide, terutama saat FGD (Focus Group Discussion) yang membahas topik inovasi, kreativitas, dan teknologi.

Ruang Aman untuk Ide

Dalam sesi FGD, setiap kelompok difasilitasi untuk berdiskusi, mengidentifikasi masalah di sekitar mereka, dan merumuskan gagasan. Beberapa kelompok berbicara soal pemberdayaan UMKM, keberlanjutan lingkungan, hingga peluang pemuda di bidang teknologi.

Gamma menilai proses ini sangat penting: “Kadang ide besar lahir dari forum kecil. Yang dibutuhkan adalah ruang aman untuk menyampaikan gagasan, lalu dukungan agar ide itu bisa tumbuh,” ujarnya.

Inovasi, Teknologi, dan Masa Depan Kota

Meski acara ini tidak langsung berbentuk pelatihan teknologi, diskusi mengenai inovasi dan teknologi menjadi pintu masuk yang relevan. Gamma, melalui pengalaman di Robotku School, memberi contoh bagaimana literasi digital, coding, dan robotik dapat menjadi alat nyata untuk menjawab keresahan masyarakat.

Misalnya, ketika peserta membahas isu pengelolaan sampah, Gamma mendorong mereka berpikir: bagaimana jika ada sensor otomatis untuk deteksi volume sampah? Atau ketika bicara pemberdayaan UMKM, bagaimana jika dibuat aplikasi sederhana yang bisa memperluas pasar lokal?

Inilah cara Gamma menghubungkan diskusi Ruang Muda dengan visi Youth City Changers—anak muda yang tidak hanya menyuarakan ide, tapi juga menciptakan solusi berbasis inovasi.

Kolaborasi yang Terbangun

Kegiatan Ruang Muda juga melibatkan Wali Kota Probolinggo, Wakil Wali Kota, DPRD Kota, HIPMI, hingga komunitas kreatif. Kolaborasi ini menegaskan bahwa membangun kota bukanlah pekerjaan satu pihak, melainkan kerja bersama.

Robotku School memandang kehadiran anak muda dalam forum ini sebagai langkah strategis. Mereka tidak hanya menjadi penerus estafet pembangunan, tetapi juga motor penggerak inovasi. Dengan ruang partisipasi yang tepat, pemuda bisa berperan aktif membentuk kota yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Probolinggo Menyala

Bagi Robotku School, momentum ini adalah pengingat bahwa pendidikan teknologi tidak boleh berhenti di ruang kelas. Anak-anak muda perlu dibiasakan berpikir kritis, berani menyampaikan ide, dan mampu mengubah keresahan menjadi peluang.

Gamma Kristian menegaskan: “Probolinggo punya modal besar berupa energi anak muda. Tinggal bagaimana kita mengarahkan energi itu pada karya yang berdampak. Coding dan robotik hanyalah salah satu cara, tapi intinya adalah melatih anak muda berpikir solutif.”

Dengan semangat itu, Robotku School berkomitmen terus mendukung inisiatif anak muda Probolinggo. Ruang Muda hanyalah awal. Selanjutnya, tantangan kita bersama adalah memastikan ide-ide tersebut diwujudkan menjadi program yang berkesinambungan.

Pemuda Berkarya, Probolinggo Menyala!