Cerita di Balik Kemenangan Robotku School di UMi Youthpreneur 2025 dan Mimpi Besar untuk Anak-Anak Daerah
Membuka Jalan Generasi Probolinggo Menuju Masa Depan Teknologi
Di tengah hiruk-pikuk perkembangan teknologi, ada satu mimpi sederhana yang terus kami jaga di Robotku School: anak daerah berhak punya kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan bersaing di dunia digital yang terus bergerak cepat.
Beberapa waktu lalu, mimpi itu mendapat panggung besarnya ketika Gamma Kristian, founder Robotku School berhasil meraih Juara 1 UMi Youthpreneur 2025, sebuah kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan RI.
Namun, kemenangan itu bukan sekadar piala.
Ia adalah cerita panjang tentang perjalanan seorang anak daerah yang percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari sebuah meja kecil, solder bekas, dan anak-anak yang berani bermimpi.
Teknologi Harus Bisa Dirasakan Semua Anak, Termasuk Anak Daerah
Sejak awal berdiri, Robotku School hadir membawa misi agar anak-anak di Kota Probolinggo tidak hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi menjadi pelaku dan pencipta.
Di sekolah robotik dan coding ini, anak-anak tidak diajak sekadar menghafal kode atau merakit robot secara mekanis. Mereka diajak mengalami prosesnya, mencoba, gagal, mencoba lagi, dan merayakan setiap kemajuan kecil yang mereka buat.
Konsep pembelajaran yang kami bawa menekankan:
-
STEAM Learning
(Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) -
Soft Skill Generasi Masa Depan
seperti teamwork, communication, problem solving, dan design thinking -
Mindset Reuse & Recycle
banyak komponen robot dibuat dari akrilik bekas workshop lokal -
Project-Based Learning
anak membuat karya nyata yang bisa mereka banggakan
Karena kami percaya, teknologi tidak hanya tentang mesin, tapi tentang memberdayakan manusia.
Foto Gamma Kristian Founder Robotku School pitching
Dari Bengkel Kecil ke Panggung Nasional
Gamma memulai Robotku School dari ruang kecil yang penuh kabel, potongan rangka robot, dan papan-papan kayu yang menunggu disolder. Dari tempat itulah benih mimpi besar dirawat.
Ia melihat bagaimana anak-anak Probolinggo membutuhkan ruang belajar teknologi yang aman, menyenangkan, dan penuh eksplorasi. Ruang yang membuat mereka merasakan:
“Ternyata aku bisa membuat robotku sendiri.”
“Ternyata coding itu seru.”
“Ternyata aku bisa memecahkan masalah.”
Ketika Robotku School berkembang, kesempatan pun muncul: UMi Youthpreneur 2025. Kami membawa gagasan robotik berbasis reuse material, sekolah coding untuk anak usia 5–18 tahun, dan kolaborasi pendidikan lintas sekolah.
Dari lebih dari 1.500 peserta, usahanya terpilih masuk 80 besar semua kategori, lalu 5 besar setiap kategori, mengikuti mentoring, pitching, hingga akhirnya naik ke panggung final di Jakarta.
Dan di sanalah robot kecil dari Kota Probolinggo mengalahkan keraguan banyak orang.
Foto Finalist Pitching UMI Youthpreneur 2025 kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan RI.
Ketika Anak-Anak Tersenyum, Semua Perjuangan Terbayar
Di balik kemenangan itu, ada momen sederhana yang selalu diceritakan Gamma:
melihat anak-anak tersenyum sambil memegang robot karya mereka.
“Di situ saya merasa… usaha ini benar-benar berarti.”
Robotku School bukan hanya tentang teknologi.
Ia adalah tentang harapan, ruang aman, dan peluang baru bagi anak-anak daerah untuk melihat masa depan yang lebih besar dari lingkungannya.
Ketika anak Probolinggo bisa berkarya, membuat robot, menulis kode, dan percaya bahwa mereka bisa bersaing secara nasional,maka perubahan sesungguhnya sudah dimulai.
Mimpi Kami: Probolinggo Menjadi Rumah Generasi Teknologi
Robotku School ingin menjadi jembatan agar anak-anak daerah tidak tertinggal. Kami ingin:
-
menghadirkan kelas robotik & coding yang berkualitas
-
membangun komunitas kreatif anak muda
-
berkolaborasi dengan sekolah-sekolah
-
membuka akses pendidikan teknologi yang setara
-
membuktikan bahwa anak daerah bisa bersaing, bahkan memimpin
Kemenangan UMi Youthpreneur 2025 hanyalah pembuka jalan.
Perjalanan yang lebih besar sedang dimulai dan kami ingin kamu menjadi bagian dari cerita ini.
Foto Tim Robotku School
Robotku School: Dari Probolinggo, Untuk Masa Depan Indonesia
Karena masa depan bukan tentang siapa yang paling dekat dengan pusat kota,
tapi siapa yang paling berani memulai.